Selasa, 14 Februari 2012

Cara Menguji Transistor PNP Menggunakan Multimeter

Untuk menguji transitor jenis PNP sebenarnya sama saja dengan menguji transistor jenis NPN yang pernah saya posting sebelumnya, hanya saja posisi probe secara keseluruhan di balik

Pengujian transistor PNP di lakukan pada jangkah x100, probe merah ditempel pada Basis dan hitam pada Kolektor, jarum harus bergerak ke kanan. Bila probe hitam dipindah ke Emitor, jarum juga harus bergerak ke kanan lagi.

Kemudian probe merah pada Basis dan hitam pada Kolektor, jarum harus tidak bergerak (jarum diam saja) dan bila probe merah dipindah ke Emitor jarum juga harus tidak bergerak.

Selanjutnya dengan jangkah pada 1k, probe merah ditempel pada kolektor dan hitam, pada emitor, jarum harus sedikit bergerak ke kanan dan bila dibalik jarum harus tidak bergerak. Bila salah satu peristiwa tersebut tidak terjadi, maka kemungkinan transistor rusak.

Cara Mengukur Transistor NPN Menggunakan Multimeter


Transistor ekivalen dengan dua buah dioda yang digabung, sehingga prinsip pengujian dioda diterapkan pada pengujian transistor. Untuk transistor jenis NPN, pengujian dengan jangkah pada x100, probe hitam ditempel pada Basis dan merah pada Kolektor, jarum harus bergerak ke kanan. Bila probe merah dipindah ke Emitor, jarum juga harus bergerak ke kanan lagi.

Kemudian probe merah pada Basis dan hitam pada Kolektor, jarum harus tidak bergerak (jarum diam saja) dan bila probe hitam dipindah ke Emitor jarum juga harus tidak bergerak.

Selanjutnya dengan jangkah pada 1k, probe hitam ditempel pada kolektor dan merah, pada emitor, jarum harus sedikit bergerak ke kanan dan bila dibalik jarum harus tidak bergerak. Bila salah satu peristiwa tersebut tidak terjadi, maka kemungkinan transistor rusak.

Cara Mengukur Arus DC (VDC) Menggunakan Multimeter


Cara Mengukur Arus DC Menggunakan Multimeter adalah sebagai berikut:
  • Atur Selektor pada posisi DCA.
  • Pilih skala batas ukur berdasarkan perkiraan besar arus yang akan di cek, misal : arus yang di cek sekitar 100mA maka atur posisi skala di batas ukur 250mA atau 500mA.
  • Perhatikan dengan benar batas maksimal kuat arus yang mampu diukur oleh multimeter karena jika melebihi batas maka fuse (sekring) pada multimeter akan putus dan multimeter sementara tidak bisa dipakai dan fuse (sekring) harus diganti dulu.
  • Pemasangan probe multimeter tidak sama dengan saat pengukuran tegangan DC dan AC, karena mengukur arus berarti kita memutus salah satu hubungan catu daya ke beban yang akan dicek arusnya, lalu menjadikan multimeter sebagai penghubung.
  • Hubungkan probe multimeter merah pada output tegangan (+) catu daya dan probe (-) pada input tegangan (+) dari beban/rangkaian yang akan dicek pemakaian arusnya.
  • Baca hasil ukur pada multimeter.

Cara Mengukur Tegangan AC (VAC) Menggunakan Multimeter

Seperti halnya pada pengukuran tegangan DC, perkirakan tegangan yang akan diukur, letakkan jangkah pada skala yang lebih tinggi. Pada umumnya multimeter hanya dapat mengukur tegangan sinus dengan frekuensi antara 30 Hz­ - 30 KHz. Hasil pengukuran adalah tegangan efektif (Veff).

Berikut adalah cara melakukan pengukuran tegangan AC menggunakan multimeter:
  • Atur Selektor pada posisi ACV.
  • Pilih skala batas ukur berdasarkan perkiraan besar tegangan yang akan di cek, jika tegangan yang di cek sekitar 12Volt maka atur posisi skala di batas ukur 50V.
  • Untuk mengukur tegangan yang tidak diketahui besarnya maka atur batas ukur pada posisi tertinggi supaya multimeter tidak rusak.
  • Hubungkan atau tempelkan probe multimeter ke titik tegangan yang akan dicek. Pemasangan probe multimeter boleh terbalik.
  • Baca hasil ukur pada multimeter.

Cara Mengukur Tegangan DC Menggunakan Multimeter

Mengukur Tegangan DC Menggunakan Multimeter:
  • Atur selektor pada posisi DCV.
  • Pilih skala batas ukur berdasarkan perkiraan besar tegangan yang akan di cek, jika tegangan yang di cek sekitar 12Volt maka atur posisi skala di batas ukur 50V.
  • Untuk mengukur tegangan yang tidak diketahui besarnya maka atur batas ukur pada posisi tertinggi supaya multimeter tidak rusak.
  • Hubungkan atau tempelkan probe multimeter ke titik tegangan yang akan dicek, probe warna merah pada posisi (+) dan probe warna hitam pada titik (-) tidak boleh terbalik.
  • Baca hasil ukur pada multimeter.

Jumat, 10 Februari 2012

Rangkaian Off Delay Untuk Saklar 220VAC

Rangkaian off delay ini dimaksudkan untuk membiarkan pengguna mematikan lampu melalui sebuah switch atau saklar namun saklar tersebut akan nonaktif atau padam memerlukan waktu beberapa lama.
Rangkaian Off Delay Untuk Saklar 220VAC

Rangkaian off delay untuk saklar ini dapat disuplai dari listrik 230Volt AC tanpa sebuah transformator. Tegangan suplai dikurangi menjadi 10Volt DC melalui reaktansi C1, dan dua dioda penyearah sel D1 dan D2 serta D3 dioda Zener. IC1 adalah CMOS 555 timer kabel sebagai monostable, menyediakan 15 detik pada waktu yang ditetapkan oleh R3 & C4. Ketika SW1 ditutup, out put IC1 pada (pin 3) secara permanen, mengemudi Triac D4 yang pada gilirannya memberi msaukan lampu. Membuka SW1 mengoperasikan monostabil dan, setelah 15 detik, pin 3 dari IC1 mengalir rendah mematikan lampu.

Daftar Komponen :
  • R1: 470R
  • R2: 100K
  • R3: 1M5
  • R4: 1K
  • C1: 330nF/400V Polyester Capacitor
  • C2: 100µF/25V
  • C3,C5: 10nF
  • C4: 10µF/25V
  • D1,D2: 1N4007
  • D3: BZX79C10 10V 500mW Zener Diode
  • D4: TIC206M
  • Q1: BC557
  • IC1_: 7555 or TS555CN CMos Timer IC

Rangkaian Pengusir Anjing Elektronik Dengan IC555

Rangkaian pengusir anjing elektronik ini adalah pemancar ultrasonik dengan output yang tinggi, terutama ditujukan untuk pengusir anjing dan kucing. rangkaian ini dapat digunakan mencegah pencegah terhadap beberapa hewan. walaupun tidak terlalu akurat sebagai pertahanan terhadap anjing yang agresif tetapi dapat membantu mengalihkan perhatian mereka atau mendorong mereka untuk pergi.
Skema Rangkaian Pengusir Anjing Elektronik

Rangkaian pengusir anjing elektronik ini menggunakan IC1 timer 555 standar ditetapkan sebagai sebuah osilator menggunakan jaringan RC tunggal untuk memberikan gelombang persegi 40 kHz dengan tanda yang sama / rasio ruang. Frekuensi ini berada di atas ambang batas pendengaran bagi manusia tetapi frekuensi ini terdengar dan menjengkelkan bagi anjing dan kucing.

Skema Cara Memasang Box MCB

Box MCB merupakan komponen pengaman instalasi listrik lain yang sering digunakan selain Box Sekering. Lebih rapi dan lebih ringkas dalam pemasangannya adalah salah satu alasan orang lebih memilih Box MCB daripada Box Sekring. Akan tetapi Box MCB ini kurang cocok jika dipasang pada dinding kayu atau boleh juga dikatakan kurang bagus jika harus dipasang pada instalasi luar ruangan.

Berikut gambar skema penjelasan tentang Box MCB dan cara pemasangannya.
TautanSkema Pemasangan Box MCB

Ket:
  • kabel hitam untuk Phasa (Positif)
  • kabel biru untuk Netral
  • kabel kuning (aslinya kuning bergaris hijau) untuk arde / grounding.
Seperti terlihat pada gambar diatas, pemasangan kabel NYM 3x4 mm terlihat lebih leluasa walaupun Box MCB tersebut telah terpasang pada dinding. Hal ini tentu saja lebih mudah dalam pemasangannya jika dibandingkan dengan pemasangan Box Sekering.


Sumber: listrik-rumahku.blogspot.com

Cara Instalasi|Memasang Box Sekering

Box Sekering adalah komponen instalasi utama yang berfungsi sebagai pengaman dari instalasi listrik yang terpasang. Penggunaannya juga bisa diganti dengan menggunakan Box MCB yang fungsinya juga sebagai pengaman instalasi listrik. Pemasangan dari box sekering ini sedikit lebih rumit dibandingkan pemasangan Box MCB. Hal ini dikarenakan pada box sekering memiliki 2 bagian yaitu bagian saklar pemisah dan bagian tempat/rumah sekring.

gambar pemasangan dari box sekering terlihat pada gambar dibawah ini:
Gamabar Cara Instalasi Box Sekering

Ket:
  • kabel hitam untuk Phasa (positif).
  • kabel biru untuk Netral.
  • kabel kuning (aslinya kuning bergaris hijau) untuk arde / grounding.
Untuk pemasangan box sekring ada baiknya pemasangan kabel NYM 3x4 mm dilakukan terlebih dahulu sebelum box sekring tersebut dipasang didalam atau diluar dinding. Hal ini disebabkan ruangan untuk meletakkan kabel terbatas dan juga karakteristik kabel NYM 3x4 mm yang sedikit alot jika di bengkokkan sehingga kita akan lebih leluasa mengerjakannya dibandingkan jika Box Sekring tersebut telah terpasang pada dinding.


Sumber: listrik-rumahku.blogspot.com

Cara Memasang Saklar Tangga|Lorong

Berikut ini cara memasang saklar tangga atau dapat juga di fungsikan sebagai saklar lorong). Sebenarnya saklar tangga hanya istilah karena berada disekitar tangga. Fungsi maupun cara kerjanya sama seperti saklar lorong. Hanya karena digunakan pada lorong maka kemudian disebut saklar lorong.

Dari istilah saklar tangga maka fungsinya tentu saja digunakan untuk memberi penerangan lampu pada daerah tangga tersebut. Penerangan pada tangga tersebut dapat menggunakan 1 buah lampu atau jika tangga tersebut lumayan panjang dapat menggunakan 2, 3, atau beberapa lampu (sebut saja kelompok lampu). Fungsi dari saklar tangga disamping untuk penerangan juga untuk menghemat pemakaian listrik karena kita dapat menyalakan maupun mematikan lampu penerangan tangga tersebut dari lantai bawah maupun lantai atas. Dari penjelasan tersebut maka saklar tangga sebenarnya terdiri dari 2 buah saklar yang dipasang pada daerah tangga bawah dan daerah tangga atas, sedangkan saklar yang digunakan adalah saklar tukar (saklar 2 arah). Berikut penjelasan gambarnya.
Cara Memasang Saklar Tangga|Lorong

Untuk penjelasan kondisi lampu penerangan tangga dalam keadaan menyala/mati silahkan baca di listrik-rumahku.blogspot.com

Rangkaian 12Volt LED/Lampu Kilat

Bagi anda para penggemar otomotif, tentunya anda sudah familier dengan rangkaian kilat ini. Namun karena alasan hargaa yang lebih terjangkau lanpu/led kilat dengan LED yang menyala sangat cerah dan berwarna biru bisa menjadi alternatif pengganti lampu kilat yang sesungguhnya.
Rangkaian 12Volt LED/Lampu Kilat

LED yang digunakan pada Rangkaian ini adalah LED jenis ultra bright. walaupun sedikit lebih mahal daripada led biasa tetapi kecerahannya lebih tinggi dan warna-warna yang umum ada dipasaran adalah biru, merah, dan hijau. Karakteristik bias forward, untuk menyalakan led ini sama dengan led biasa yaitu anoda harus lebih positif daripada katoda dan arus diatur antara 15mA sampai 50mA tergantung jenis LED yang digunakan. Jika dipakai untuk asesoris mobil, lampu kilat ini akan dapat memberikan efek kilatan sangat cerah jika diletakkan di dalam reflektor lampu tepat pada titik fokusnya. Namun, peletakannya tidak harus demikian karena akan mengganggu lampu jika masih digunakan.