Jumat, 05 November 2010

Lampu LED berjalan

Rangkaian ini disebut lampu LED berjalan karena nyala animasinya bergantian, dari nyala satu lampu LED bergeser ke lampu LED sebelahnya secara bergantian, sehingga nyala lampu LED-nya terkesan berjalan.
Rangkaian lampu LED berjalanRangkaian lampu LED berjalan

Komponen utama rangkaian lampu LED berjalan ini adalah IC NE555 yang berfungsi sebagai penghasil pulsa dan IC 4017 sebagai decade counter yang fungsinya untuk menyalakan lampu LED agar nyala bergantian. Jika anda ingin mengubah kecepatan dari nyala lampu LED, dapat dilakukan dengan mengatur nilai VR 20K, Pengaturan VR ini akan menyebabkan pulsa keluaran IC NE555 ini berubah (menjadi lebih cepat/lambat) tergantung arah putaran.

Rangkaian UPS Mini

UPS berfungsi untuk mengantisipasi listrik padam. Walau tidak sehandal UPS yang asli, rangkaian mini UPS ini sedikit menarik, karena untuk merakitnya cukup mudah, biayanya murah dan komponen yang diperlukan juga Banyak terjual di toko-toko elektronik.

Output rangkaian UPS ini memiliki daya sekitar 1,5W. Sebelum rangkaian utama terdapat rangkaian layaknya mini adapter yang memiliki tegangan sekitar 9V/12V dengan arus sebesar 500mA. Tegangan yang dihasilkan ini digunakan untuk mengoperasikan rangkaian dan mengisi battery. UPS dirancang untuk tetap dapat menjalankan perangkat elektronik meskipun listrik padam.
Rangkaian mini UPSRangkaian mini UPS

IC CD4047 ini berfungi sebagai multivibrator pada frekuensi 50 Hz. Output Q multivibrator ini menggerakkan MOSFETs IRF540. Outpout inverter disaring dan direduksi menggunakan MOV (Metal Oxide Vasitor). Tranformer yang digunakan adalah 9-0-9, 1.5A. Dua LED (D6 dan D7) digunakan sebagai indikator apakah tegangan utama ataukah baattery yang sedang bekerja.

Pengusir Tikus Elektronik

Tikus meripakan binatang yang sangat menjengkelkan, sebab sering sekali merusak barang-barang simpanan berupa arsip yang masih berharga.

Untuk mengusir gangguan tikus tersebut, anda dapat mencoba menggunakan rangkaian elektronik seperti pada gambar skema di bawah.
Rangkaian pengusir tikusRangkaian pengusir tikus elektronik

Rangkaian ini akan mengganggu tikus-tikus dengan frekuensi 50 KHz yang ditimbulkannya. Sehingga tikus-tikus akan berlarian dan menjauhi tempat tinggal yang telah dipasangi rangkaian ini. Karena rangkaian ini memancarkan suara dengan frekuensi maksimal yang dapat didengar oleh tikus sehingga dapat memekakkan telinga tikus yang mendengarnya.

Daftar Komponen
  • R1 : 1K8 Resistor 1/4 watt
  • R2 : 1K Resistor 1/4 watt
  • R3 : 5K6 Resistor 1/4 watt
  • R4 : 480R Resistor 1/4 watt
  • C1 : 2,2nF Keramik Condenstor
  • C2 : 0,022uF/6V Elektrolit kapasitor
  • IC : 555 IC Timer
  • Q : SC1162 NPN transistor
  • Speaker (Tweeter Pezzo)

Lampu TL (Neon) 12 VDC

Bagi anda yang gemar melakukan camping, pendakian gunung atau piknik tentunya anda membutuhkan penerangan yang portabel, aman dan mudah untuk digunakan. Rangkaian TL/Neon 12 DC adalah pilihan yang tepat, hal ini dikarenakan rangkaian membutuhkan daya yang kecil namun cahaya yang dihasil cukup terang dikarenakan menggunakan lampu TL/neon.
Rangkaian Lampu TL (Neon) 12 VDCRangkaian Lampu TL (Neon) 12 VDC

Catatan:
Harap Hati-hati, Sebagian rangkaian ini mengandung tegangan 220VAC yang bisa menyengat anda, jika masih dalam tahab belajar jangan bekerja sendiri

Komponen yang di butuhkan antara lain:
  • Trafo 6V/300mA (1buah).
  • Elco 100uf 25V (1buah).
  • Kapasitor Ceramic 0.01uf 25V (2 buah)
  • Kapasitor Ceramic 0.01uf 1KV (1 buah)
  • Resistor 1K 1/4W (1 buah)
  • Resistor 2.7K 1/4W (1 buah)
  • MOSFET IRF510 (1 buah)
  • IC 555 (1 buah)
  • Lampu TL (1 buah)

Inventer 12VDC to 220VAC

Jika sumber listrik (PLN) di tempat anda sering bermasalah atau sering terjadi pemadaman tentu hal ini akan sangat menggangu, Nah... rangkaian DC to AC Inverter berikut ini mungkin bermanfaat bagi anda . Rangkaian inverter ini berfungsi mengubah tegangan DC 12V menjadi AC 220V.
Rangkaian inventer 12VDC To 220VAC Rangkaian inventer 12VDC To 220VAC

Rangkaian inverter dc to ac ini dapat mengeluarkaan tegangan AC 220V/50Hz standar PLN. Trafo yang digunakan adalah trafo step-down biasa yang sering kita jumpai di toko-toko elektronika. Besarnya trafo yang dignakan akan menentukan seberapa besar beban yang dapat kita sambungkan pada rangkaian ini.

Kamis, 28 Oktober 2010

Rangkaian OP-Amp Regulator

OP-Amp Regulator

Rangkaian regulator yang lebih baik adalah dengan menggunakan Op-Amp untuk men-drive transistor Q. Dioda zener di sini tidak langsung memberi umpan ke transistor Q, tetapi sebagai tegangan referensi bagi Op-Amp IC1. Umpan balik pada pin negatif Op-amp adalah cuplikan dari tegangan keluar regulator, yaitu :

V in(-) = (R2/(R1+R2)) V out

Rangkaian OP-Amp Regulator  Rangkaian OP-Amp Regulator

Jika tegangan keluar V out naik, tegangan V in(-) juga akan naik sampai tegangan ini sama dengan tegangan referensi Vz. Demikian sebaliknya jika tegangan keluar V out menurun, misalnya karena suplai arus ke beban meningkat, Op-amp akan menjaga kestabilan di titik referensi Vz dengan memberi arus IB ke transistor Q1 sehingga pada setiap saat Op-amp menjaga kestabilan. Dengan mengabaikan tegangan VBE transistor Q1 dan mensubsitusi rumus, diperoleh hubungan matematis :

V out = ( (R1+R2)/R2) V z

Pada rangkaian ini tegangan output dapat diatur dengan mengatur besar R1 dan R2.

Rangkaian Regulator Dioda Zener

Rangkaian dasar Regulator dioda Zener  Rangkaian dasar Regulator dioda Zener

Rangkaian regulator dioda Zener yang paling sederhana, di tunjukkan gambar di atas, zener bekerja pada daerah breakdown sehingga menghasilkan tegangan output yang sama dengan tegangan zener atau :

Vout = Vz

Namun rangkaian di atas ini hanya bermanfaat jika arus beban tidak lebih dari 50mA.

Rangkaian Regulator dioda Zener dengan transistorRangkaian Regulator dioda Zener
dengan PNP transistor sebagai penguat arus

Rangkaian regulator ini pada dasarnya adalah rangkaian regulator zener yang dikonfigurasikan dengan sebuah transistor NPN untuk menghasilkan arus yang cukup besar. V BE adalah tegangan base-emitor dari transistor Q1 yang besarnya antara 0.2 - 0.7 volt bergantung pada jenis transistor yang digunakan. Dengan mengabaikan arus I B yang mengalir pada base transistor, dapat dihitung besar tahanan R2 yang diperlukan adalah :
Iz adalah arus minimum yang diperlukan oleh dioda zener untuk mencapai tegangan breakdown zener tersebut. Besar arus ini dapat diketahui dari datasheet yang besarnya lebih kurang 20 mA

Jika diperlukan catu arus yang lebih besar, tentu perhitungan arus base I B pada rangkaian di atas tidak bisa diabaikan lagi. Seperti yang diketahui, besar arus I C akan berbanding lurus terhadap arus I B atau dirumskan dengan :

IC = ß × IB

Untuk keperluan itu, transistor Q1 yang dipakai bisa diganti dengan tansistor darlington yang biasanya memiliki nilai b yang cukup besar. Dengan transistor darlington , arus base yang kecil bisa menghasilkan arus Ic yang lebih besar